Catatan Kuliah SC Perilaku Konsumen (Motivasi dan kebutuhan)
Muhammad Shalih (http://muhammad_shalih.student.ipb.ac.id)
Departemen Statistika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Institut Pertanian Bogor (http://ipb.ac.id)
Kuliah Perilaku Konsumen
IKK233 (Consumer
Behavior Class)
Department of Family and Consumer
Sciences (www.ikk.fema.ipb.ac.id)
College of Human Ecology (www.fema.ipb.ac.id)
Prof Dr Ir UJANG SUMARWAN, MSc
www.Ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id, sumarwan@mb.ipb.ac.id)
Dr. Ir. Lilik Noor Yuliati,
MFSA
Dr. Ir. Megawati simanjuntak, MS
Ir. Retnaningsih, MS
Ir. Md djamaluddin, MSc

Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Jakarta: PT Ghalia Indonesia.
Motivasi merupakan suatu keinginan yang muncul karena adanya
kebutuhan yang dirasakan oleh konsumen. Kebutuhan sendiri muncul karena adaya
ketidaknyamanan (state of tension)
yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan memenuhi kebutuhan tersebut.
Kebutuhan yang datang dari dalam diri seseorang disebut sebagai kebutuhan fisiologis atau biologis (innate needs) . kebutuhan yang muncul karena reaksi konsumen terhadap lingkungan dan budayanya disebut kebutuhan sekunder atau kebutuhan yang diciptakan (acquired needs). Selain itu ada kebutuhan yang dirasakn (felt needs) seringkali dibedakan berdasarkan kepada manfaat yang diharapkan dari pembelian dan penggunaan produk. Kebutuhan utilitarian (utilitarian needs) mendorong konsumen membeli produk karena manfaat fungsional dan karakteristik objektif dari produk tersebut. Selanjutanya adalah kebutuhan ekspensive atau hedonic yaitu kebutuhan yang bersifat psikologis seperti rasa puas, gengsi, emosi, dan perasaan subjektif lainnya.
Untuk memenuhi kebutuhannya seseorang harus memiliki tujuan akan tindakannya. Tujuan adalah cara untuk memenuhi kebutuhan. Tujuan dibedakan ke dalam tujuan generic (generic goals) yaitu tujuan yang dipandang secara umum, dan tujuan produk khusus (product specific goals) yaitu produk atau jasa dengan merek tertentu yang dipilih oleh konsumen sebagai tujuannya.
Kebutuhan memiliki berbagai teori, salah satunya teori Maslow yang mengemukakan lima kebutuhan berdasarkan tingkat kepentingannya. Tingkat yang pertama yaitu kebutuhan fisiologis (Physiological Needs) yaitu kebutuhan dasar manusia untuk mempertahankan hidup. Tingkatan yang kedua adalah kebutuhan rasa aman (Safety Needs) yang merupakan kebutuhan perlindungan bagi fisik manusia. Tingkatan yang ketiga yaitu kebutuhan social (Social Needs atau Belonginess Needs) yaitu rasa cinta dari orang lain, rasa memiliki dan dimiliki, serta oleh orang-orang sekelilingnya. Kebutuhan selanjutnya yaitu kebutuhan ego (Egoistic or Esteem Needs) yaitu kebutuhan untuk berprestasi sehingga mencapai derajat yang lebih tinggi dari yang lainnya. Kebutuhan yang terakhir yaitu kebutuhan aktualisasi diri (Need for Self Actualization) yaitu keinginan dari seorang individu untuk menjadikan dirinya sebagai orang yang terbaik sesuai dengan potensi dan kemampuan yang dimilikinya.
0 komentar :
Posting Komentar