Microsoft Excel merupakan salah satu program pengolah data ataupun angka. Lembar kerja pada microsoft excel disebut dengan sheet. Satu sheet terdiri dari 1.048.576 baris dan kolom hingga XFD. Ada beberapa hal yang dapat dengan mudah dilakukan dengan menggunakan microsoft excel, beberapa diantaranya yaitu :
- Membuat penomoran
2. Operasi-operasi pada data
Microdoft excel memungkinkan kita dengan mudah untuk dapat melakukan perhitungan dan operasi pada data yang kita miliki. Misalnya untuk menentukan jumlah, rata-rata, deviasi, penentuan mutu, standar kelulusan dan lain-lain. Untuk mengitung jumlah yang perlu dilakukan adalah menulis rumus pada chell yang kita ingin kan, yaitu =sum(D3:D12)
D3:D12 menunjukkan chell yang akan dijmlahkan adalah chell dari kolom D baris ke tiga sampai kolom D baris ke dua belas. Lihat gambar! Jika kita sudah memasukkan suatu formula dan akan diterapkan pada kolom atau baris yang bersebelahan dengan chell yang sudah kita msukkan rumus, maka kita hanya perlu menarik chell tersebut sama dengan cara untuk melakukan penomoran.
Menghitung rata-rata dapat dilakukan dengan cara memasukkan rumus yaitu =average(D3:D12) , D3:D12 menunjukkan bahwa yang akan kita rata rata adalah kolom D baris ke tiga sampai kolom D baris ke dua belas. Lihat gambar!
Menghitung deviasi dapat dilakukan dengan cara memasukkan rumus =stdev(D3:D12). Lihat gambar!
Penentuan huruf mutu juga dapat dilakukan dengan mudah, misalkan kita memiliki batasan nilai mutu sebagai berikut
A >= 75
B >= 65
C >= 55
D >= 45
E selainnya
Maka yang harus kita lakukan adalah dengan memasukkan rumus =IF(G4>=75;”A”;IF(G4>=65;”B”;IF(G4>=55;”C”;IF(G4>=45;”D”;IF(G4<45;”E”)))))
G4 menunjukkan chell yang akan dicari nilai mutunya, jangan lupa untuk memberikan tanda “ pada sebelum dan sesudah huruf mutu, dan juga jagan lupa untuk mengakhiri rumus dengan tanda ) sebanyak tanda ( yang kita gunakan. Lihat gambar!
Menentukan kelulusan juga dapat dilakukan dan caranya hampir sama dengan penentuan nilai mutu, rumus yang harus dimasukkan adalah =IF(H3=”A”;”Lulus”;IF(H3=”B”;”Lulus”;”Tidak Lulus”)). Lihat gambar!
3. Membuat tabel perkalian atau penjumlahan
Caranya adalah pertama kita buat terlebih dahulu tabel seperti pada gambar, kemudian masukkan rumus =$C5+B6. Kemudian tinggal tarik ke samping, lakukan hal yang sama pada stiap baris. Tanda $ yang digunakan menunjukkan absolute atau mutlak, yang artinya chell yang digunakan mutlak hanya chell itu saja dalam satu baris. Untuk melakukan perhitngan tinggal mengubah rumusnya menjadi =N$5*M7. Lihat gambar!
4. Menghiung pajak
Misalkan kita memiliki tabel penentuan pajak yang harus dikeluarkan yaitu 8% dan 5% dari jumlah pajak yang dikeluarkan pada bulan sebelumny, seperti pada gambar di bawah ini. Cara untuk menghitungnya adalah dengan memasukkan rumus =SUM(D3+(D3*8%)). Lihat gambar!
5. Menggunakan Vlookup
Vlookp dapat digunakan apabila kita memiliki dua buah data dan salah satunya masih kosong dan data tersebut dapat kita peroleh dari data lain yang berada pada sheet yang sama. Caranya adalah dengan memasukkan rumus =VLOOKUP(C4;$H$4:$I$13;2;FALSE). C4 menunjukkan chell identitas data yang akan dicari $H$$:$I$13 merupakan chell-chell yang akan menjadi ruukan vlookup, 2 menunjukkan data terdapat pada kolom ke duadari chell-chell rujukan. Lihat gambar!
sekian………….
0 komentar :
Posting Komentar